banner

Aplikasi Kencan Online dari Open BO Hingga Cari Jodoh

Aplikasi bo terbaik 2020

Sudah dua tahun belakangan, Natasha menjomlo dan bertekad untuk mencari pasangan pada tahun ini. Apalagi usianya sudah menginjak usia 26 tahun dan sudah mulai jengah dengan pertanyaan ‘kapan kawin?’. Pengusaha kue dan pastry ini akhirnya mengunduh aplikasi kencan online Tinder untuk mencari teman kencan sesuai saran teman-temannya pada akhir tahun lalu.

Beberapa pekan mencoba Tinder, Natasga rajin swipe kanan, swipe kiri untuk memilah-milah cowok yang masuk dalam kriterianya. Ada sekitar 30 cowok yang match dan berlanjut ke ‘sesi’ chatting.

Ya, aplikasi kencan online Tinder bagaikan katalog yang menampilkan foto dan deskripsi singkat orang-orang dalam jarak tertentu. Pengguna tinggal swipe kanan jika suka dan swipe kiri jika tak suka. Setelah keduanya saling swipe kanan atau match, baru mereka bisa berinteraksi lewat fitur chat.

“Ada belasan yang match, tapi ada satu yang enak diajak ngobrol, nyambung, dan seru. Sampai mutusin akhirnya kopdar,” katanya. Ia akhirnya bertemu dengan Ricky, desainer grafis dari sebuah perusahaan swasta. Setelah kopdar mereka bertukar nomor ponsel dan saling mem-follow media sosial.

Dari tujuan awal mencari jodoh dan membunuh sepi, Natasha melanjutkan hubungannya dengan Ricky. Mereka bertemu setiap akhir pekan, hingga akhirnya di pekan keempat memutuskan untuk berpacaran.

Menurut wanita lulusan S1 Public Relation ini, ia memang punya ‘SOP’ sendiri untuk kencan online. Berawal dari aplikasi, lanjut kopdar, baru tukar nomor ponsel dan saling follow. “Menurut aku, stepnya memang begitu. Aku enggak mau kasih nomor (ponsel) aku sebelum ketemu orangnya dan yakin dulu dia layak enggak aku kasih nomor aku,” ucapnya.

Natasha dan Ricky langsung menghapus aplikasi kencan online Tinder dari ponselnya setelah resmi berpacaran karena sudah merasa saling cocok. Mereka pun sudah merencanakan ke jenjang yang lebih serius.

Tinder untuk seks kasual

Tinder booming pada era 2013-2018, setelahnya, aplikasi yang diluncurkan pada 2012 silam lebih banyak digunakan untuk mencari teman kencan kasual atau sekadar berhubungan seks, bahkan mencari cewek open BO.

Ada yang menyebutnya one night standatau cinta satu malam. Fitur unggulan yang berupa pencarian berbasis jarak lewat GPS ponsel ini memungkinkan kencan ‘kilat’ dan mencari yang terdekat. Ketika pertama diluncurkan pada 2012 oleh sekelompok mahasiswa University of Southern California, Amerika Serikat, aplikasi kencan online Tinder memang dibuat untuk membantu orang yang ‘iseng’ mencari jodoh.

Bagi Dave (bukan nama sebenarnya) yang sudah dua tahun lebih mencari teman kencan lewat Tagged hingga Tinder, awalnya mengunduh aplikasi kencan online untuk iseng. Namun kini, Dave berpaling ke Tinder untuk mencari teman kencan yang bisa diajak berhubungan seksual.

Link Tinder

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam