banner

Pengguna Tinder Tidak Bisa Lagi Menggunakan Foto Profil Palsu

Pengguna Tinder tidak bisa lagi menggunakan foto profil palsu

Masa pandemi COVID-19 (virus corona) yang mengharuskan masyarakat untuk menjaga jarak sosial tak pelak menyulitkan para jomblo untuk berkencan. Makanya, tidak heran kalau aplikasi kencan online seperti Tinder menjjadi wadah yang sangat membantu kaum jomblo mencari teman kencan meski hanya sebatas teman kencan online.

Kalau Anda salah satu orangnya dan ingin menggunakan aplikasi kencan online Tinder untuk berkenalan dengan orang baru tapi takut kena tipu, jangan khawatir. Sebab Tinder sudah melengkapi platform kencan online ini dengan fitur keamanan untuk menghindari penggunanya kena tipu muslihat foto palsu.

Tidak dipungkiri ada banyak orang yang menggunakan foto orang lain untuk foto profil di Tinder. Entah untuk mendapatkan match yang tampan dan cantik, atau karena mereka ingin mengatasnamakan orang lain. Apa pun alasannya, menggunakan foto palsu adalah tindakan kriminal yang belum bisa dihindari di meda digital. Hal itu tentu juga akan sangat mengecewakan orang lain yang match di situs dan aplikasi kencan online.

Untuk menghindari hal itu, fitur verifikasi foto sudah bisa digunakan semua pengguna Tinder di seluruh dunia. Lalu bagaimana cara menggunakannya? Berikut langkahnya.

  1. Buka aplikasi Tinder dan ketuk gambar profilKetuk tanda centang abu-abu di nama atau umur.
  2. Pilih ‘verifikasi profil’ untuk memulai otentikasi.
  3. Kamu akan melihat sebuah pose dan kamu akan diminta untuk meniru pose tersebut melalui foto selfie.
  4. Konfirmasi selfie jika sudah sesuai dengan pose tersebut, lalu pilih ‘kirim untuk ditinjau’.
  5. Ulangi langkah nomor 4 dan 5 sekali lagi.

Verifikasi foto di Tinder berguna untuk memastikan setiap match menggunakan foto mereka di profilnya. Fitur ini memberikan akses kepada pengguna untuk melakukan otentikasi diri melalui rangkaian foto selfie secara langsung. Foto tersebut akan dibandingkan dengan foto profil yang ada melalui penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) dengan bantuan manusia. Profil yang terverifikasi akan dilengkapi dengan simbol centang biru sehingga pengguna bisa mempercayai keaslian profil tersebut.

“Setiap hari, jutaan pengguna Tinder memberi kepercayaan kepada kami untuk mempertemukan mereka dengan orang baru. Merupakan dedikasi kami untuk membuat fitur keamanan yang inovatif dengan menggunakan teknologi terbaik di kelasnya untuk memenuhi kebutuhan pengguna Tinder saat ini,” ujar Elie Seidman, CEO Tinder. “Saya bangga dapat memperkenalkan perkembangan baru ini, yang mewakili sebuah langkah penting dalam memajukan fitur keamanan kami,” tambahnya.

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam