banner

Vagina Basah Versus Vagina Kering, Mana yang Lebih Anda Sukai?

wanita dengan vagina basah

Tahukah Anda, bahwa jika seorang perempuan sedang memikirkan kekasihnya atau bahkan berdekatan dengan laki-laki yang mereka sukai, itu tidak hanya membuat tubuh mereka menjadi lemas atau jantung berdetak dengan cepat. Mereka bahkan juga bisa merasakan hal aneh yang terjadi di organ bawah, seperti vagina yang mendadak basah. Keluarnya cairan dari vagina yang basah sejatinya berfungsi dalam berbagai hal. Selain keluar secara alami untuk membersihkan area vagina dari bakteri yang berlebih, kondisi yang menimbulkan keputihan ini juga bisa terjadi setiap kali terangsang.

“Saat seseorang berada di dekat orang yang mereka kagumi atau cintai, mereka bisa terangsang. Saat tubuh wanita terangsang, satu hal yang terjadi adalah meningkatnya cairan vaginal,” kata Annette Fuglsang Owens, MD, PhD, konselor seks dari University of Copenhagen. Seperti dikutip dari Sexualhealth, Annette mengatakan, keluarnya cairan dari vagina adalah cara tubuh untuk mempersiapkan seks. Ini bisa muncul kapan saja, bahkan saat mereka berada di dekat laki-laki yang sekadar mereka suka belum tentu mereka cintai.

Saat wanita terangsang secara seksual, wanita akan memproduksi cairan pelumas pada vagina. Cairan pelumas ini dihasilkan oleh kelenjar pada vagina. Fungsi cairan pelumas ini adalah untuk melicinkan vagina sehingga mencegah terjadinya luka atau lecet saat penetrasi. Setiap wanita akan mengeluarkan cairan ini dalam jumlah yang berbeda-beda. Ada yang sedikit dan ada yang banyak hingga terasa sangat becek. Hal ini adalah varian normal.

Pelumas alami pada vagina dapat membuat seks menjadi nyaman dan menyenangkan. "Meski Anda hanya berciuman dengan kekasih Anda, respons tubuh Anda membangkitkan dorongan seks,” jelasnya. Annette menambahkan, tubuh perempuan yang terangsang tidak hanya akan merespons dalam bentuk vagina yang basah,tetapi juga dengan pipi yang memerah dan/atau puting payudara yang mengeras.

Vagina kering atau vagina basah?

Pada umumnya tidak diperlukan penanganan khusus untuk mengatasi cairan vagina yang berlebih saat berhubungan. Namun jika Anda termasuk pria yang tidak merasa nyaman dengan vagina yang terlalu basah, Anda bisa meminta pasangan Anda untuk menyeka vagina dengan tisu, handuk, ataupun kain, dan membasuh dengan air dingin lalu mengeringkannya sebelum berhubungan.

Ingat, jangan meminta pasangan Anda mengeringkan vagina mereka secara berlebihan, karena arena vagina kering justru membuat wanita kesakitan saat berhubungan intim lantaran gesekan dengan penis dapat membuat vagina terluka. Wanita memerlukan lubrikasi yang cukup di vagina untuk dapat menikmati hubungan seks.

Oleh sebab itu tidak sedikit pria yang justru menyukai vagina basah, ini karena vagina yang kering akan menyebabkan hubungan intim yang dilakukan terasa menyakitkan karena kurangnya lubrikasi. Dan, wanita yang terangsang pasti akan mengeluarkan cairan lubrikasi yang artinya Anda sukses menaikkan libido mereka! Ketika menopause atau terjadi gangguan hormon, lubrikasi pada vagina tidak optimal sehingga membuatnya menjadi kering. Jadi vagina yang masih basah, menandakan bahwa pemiliknya masih berusia muda atau setidaknya masih subur.

Seputar informasi dan artikel tentang kehidupan malam ada di Dunia Malam